Belajar Investasi

Hampir Lima Bulan Terakhir Akseleran Tumbuh 79%, NPL 0,07%

Secara kumulatif, Akseleran yang sudah mengimplementasikan proteksi asuransi kredit 99% dari pokok pinjaman tertunggak tersebut, tercatat sudah menyalurkan total pinjaman usaha sebesar lebih dari...
Biaya Investasi Adalah

Biaya Investasi : Pengertian, Jenis dan Cara Perhitungannya

Biaya investasi adalah salah satu komponen yang perlu kamu ketahui sebelum menanamkan modal dalam sebuah instrumen investasi. Hal ini untuk meminimalkan risiko kamu mengalami...
Derivatif Adalah

Derivatif Adalah: Pengertian, Jenis dan Dasar Hukumnya

Derivatif adalah salah satu instrumen yang bisa dijadikan sebuah instrumen investasi.  Instrumen ini bahkan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selain obligasi, saham, dan...

Tips Bisnis

Lupa Kata Sandi

Ini Cara Mengatasi Lupa Kata Sandi Medsos Atau Email Kamu!

Selama pandemi COVID-19 berlangsung, masyarakat sangat bergantung kepada media sosial untuk berinteraksi satu sama lain. Karena itu, ketika terjadi masalah pada akun media sosial...

Hampir Lima Bulan Terakhir Akseleran Tumbuh 79%, NPL 0,07%

Secara kumulatif, Akseleran yang sudah mengimplementasikan proteksi asuransi kredit 99% dari pokok pinjaman tertunggak tersebut, tercatat sudah menyalurkan total pinjaman usaha sebesar lebih dari...
Contoh Kata Majemuk

Contoh Kata Majemuk: Pengertian, Jenis, Dan Ciri-Cirinya

Dalam tata bahasa Indonesia, kita mengenal istilah kata majemuk, frasa, dan idiom. Walaupun sama-sama gabungan dari beberapa kata yang membentuk suatu makna tertentu, ketiganya...

Berita Bisnis

Yakin Bisa Bekerja dengan Latar Belakang Pendidikan yang Berbeda?

Haruskah pekerjaan yang kita miliki sejalan dengan bidang yang kita tempuh selama di universitas? Secara pribadi, jika Anda melihat pekerjaan saya saat ini, sangat berbeda...

Hampir Lima Bulan Terakhir Akseleran Tumbuh 79%, NPL 0,07%

Secara kumulatif, Akseleran yang sudah mengimplementasikan proteksi asuransi kredit 99% dari pokok pinjaman tertunggak tersebut, tercatat sudah menyalurkan total pinjaman usaha sebesar lebih dari...
SHU Koperasi

Apa Itu SHU Koperasi dan Cara Perhitungannya

SHU atau Sisa Hasil Usaha Koperasi merupakan istilah umum yang sudah hampir pasti dikenal oleh seluruh anggota koperasi. Mengapa demikian? Karena SHU koperasi merupakan...

Kabar Akseleran

Hampir Lima Bulan Terakhir Akseleran Tumbuh 79%, NPL 0,07%

Secara kumulatif, Akseleran yang sudah mengimplementasikan proteksi asuransi kredit 99% dari pokok pinjaman tertunggak tersebut, tercatat sudah menyalurkan total pinjaman usaha sebesar lebih dari...

Akseleran di Accounting Webinar AFTA Universitas ATMA Jaya

Kondisi pandemi covid-19 telah menekan laju pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, kehadiran layanan Financial Technology (Fintech) justru memiliki peranan penting dan strategis untuk menjadi salah...

P2P Lending Akseleran Tumbuh 100% di Q3 2021

"Ke depan kami akan terus memperluas penyaluran pinjaman usaha di luar Pulau Jawa yang sejauh ini sudah cukup merata di wilayah Kalimantan Timur, Riau,...

PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) sebagai Platform Peer-to-Peer (P2P) Lending Indonesia saat ini telah resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 77/POJK.01/2016.

Akseleran tidak memberikan rekomendasi pinjaman dan tidak mengelola dana pinjaman dari para pengguna terdaftar di situs ini. Akseleran berperan menyelenggarakan situs peer-to-peer lending www.akseleran.co.id yang menghubungkan usaha tahap awal dan UKM yang membutuhkan pinjaman dengan para calon pemberi pinjaman, serta mengurus tertib administrasi dari pinjaman yang berhasil dicairkan.

Pemberian pinjaman mengandung risiko, di antaranya risiko kredit/gagal bayar, risiko likuiditas agunan, maupun risiko proses hukum. Pastikan Anda memahami risiko yang ada sebelum Anda memberikan pinjaman. Pelajari risiko lebih lanjut dengan menuju halaman Risiko Pemberian Pinjaman.

Sebagai penerima pinjaman, Anda bertanggung jawab untuk melakukan pembayaran pokok dan bunga pinjaman Anda. Sesuai Pasal 1131 KUHPerdata, setiap aset milik penerima pinjaman menjadi jaminan untuk setiap perikatan yang dibuat. Dengan demikian, dalam hal Anda gagal melakukan pembayaran, Anda dapat kehilangan aset atau harta kekayaan Anda.

(i) Pengguna Layanan Pinjaman Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (“Fintech Lending“) merupakan wujud kesepakatan dan hubungan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala resiko dan akibat hukum daripadanya ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak yang berkontrak. (ii) Resiko Kredit atau Gagal Bayar dan seluruh kerugian dari atau terkait dengan kesepakatan pinjam meminjam ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas resiko gagal bayar dan kerugian tersebut. (iii) Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman Pinjam-Meminjam atau Fintech Lending, disarankan tidak menggunakan layanan ini. (iv) Sebelum memanfaatkan Fintech Lending, Penerima Pinjaman wajib mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya-biaya lainnya sesuai dengan kemampuannya dalam melunasi pinjaman. (v) Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial serta dapat menjadi alat bukti hukum yang sah menurut peraturan mengenai informasi dan transaksi elektronik dalam proses penyelesaian sengketa dan penegakan hukum. (vi) Masyarakat Pengguna wajib membaca dan memahami informasi ini sebelum keputusan sebagai Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman. Keputusan Pengguna untuk memanfaatkan Fintech Lending merupakan suatu wujud dan bukti pemahaman atas informasi ini.