Belajar Investasi

cara menabung 50 juta dalam setahun

Cara Menabung 50 Juta Dalam Setahun, Mulai Tahun Depan!

0
Tak sedikit orang mencoba menerapkan cara menabung 50 juta dalam setahun. Meskipun tampak sulit, target tersebut dapat Anda capai dengan niat kuat dan usaha....
cara menghemat uang

12 Cara Menghemat Uang yang Simpel Untuk Diterapkan

0
Cara menghemat uang merupakan solusi untuk mengatasi pengeluaran lebih besar dari pemasukan. Tak sedikit orang mengeluh penghasilan sebulan habis dalam waktu singkat. Penyebabnya beragam,...
tips menabung harian

8 Tips Menabung Harian yang Mudah dan Efektif

0
Tips menabung harian menjadi salah satu cara terbaik untuk membiasakan diri menyisihkan sebagian uang. Menabung memiliki banyak manfaat jangka panjang yang akan dirasakan di...

Tips Bisnis

cara menghemat uang

12 Cara Menghemat Uang yang Simpel Untuk Diterapkan

0
Cara menghemat uang merupakan solusi untuk mengatasi pengeluaran lebih besar dari pemasukan. Tak sedikit orang mengeluh penghasilan sebulan habis dalam waktu singkat. Penyebabnya beragam,...
Prinsip Bank Syariah

Pengertian, Fungsi, Hingga Prinsip Bank Syariah

0
Tak dapat dimungkiri bahwa prinsip bank syariah semakin berkembang. Hal ini tampak dari banyaknya produk perbankan berbasis syariah. Pada dasarnya, perbedaan utama bank konvensional...
Berbelanja Sambil Bermain Media Sosial?

Berbelanja Sambil Bermain Media Sosial?

0
Popularitas TikTok saat ini sudah tidak perlu diragukan lagi. Sifatnya yang visual interaktif dirasa mampu menghipnotis penggunanya untuk tetap betah berlama-lama menjelajah. Seiring dengan...

Berita Bisnis

Prinsip Bank Syariah

Pengertian, Fungsi, Hingga Prinsip Bank Syariah

0
Tak dapat dimungkiri bahwa prinsip bank syariah semakin berkembang. Hal ini tampak dari banyaknya produk perbankan berbasis syariah. Pada dasarnya, perbedaan utama bank konvensional...
Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol Ilegal

Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol Ilegal

0
Beberapa waktu yang sedang ramai diberitakan tentang ratusan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang dilaporkan telah menjadi korban penipuan yang berujung pada tunggakan tagihan...
5 Negara Termiskin di Dunia, Apa Saja?

5 Negara Termiskin di Dunia, Apa Saja?

0
Ada banyak faktor yang membuat suatu negara dikatakan sebagai negara termiskin di dunia. Bank Dunia sendiri mengklasifikasikan suatu negara sebagai negara miskin berdasarkan Gross...

Kabar Akseleran

Kredit Macet Akseleran Rendah

0
"Tercatat, hingga pertengahan November 2022, total kumulatif NPL Akseleran berada di angka 0,04% dari total pinjaman yang tersalurkan" JAKARTA - Akseleran sukses menjaga rasio kredit...
Akseleran_Article_Featured_Image_1366x768_tingkat_kualitas_pendanaan

Tingkat Kualitas Pendanaan Penyelenggara P2P Lending

0
Dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nomor 10 / POJK 05 / 2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi, terdapat ketentuan baru yang...
Akseleran Ramaikan Bulan Fintech Nasional 2022

Akseleran Ramaikan Bulan Fintech Nasional 2022

0
Dalam rangka memperkuat industri fintech di dalam negeri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) serta asosiasi dan pelaku industri kembali memperkuat sinergi...

PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) sebagai Platform Peer-to-Peer (P2P) Lending Indonesia saat ini telah resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 77/POJK.01/2016.

Akseleran tidak memberikan rekomendasi pinjaman dan tidak mengelola dana pinjaman dari para pengguna terdaftar di situs ini. Akseleran berperan menyelenggarakan situs peer-to-peer lending www.akseleran.co.id yang menghubungkan usaha tahap awal dan UKM yang membutuhkan pinjaman dengan para calon pemberi pinjaman, serta mengurus tertib administrasi dari pinjaman yang berhasil dicairkan.

Pemberian pinjaman mengandung risiko, di antaranya risiko kredit/gagal bayar, risiko likuiditas agunan, maupun risiko proses hukum. Pastikan Anda memahami risiko yang ada sebelum Anda memberikan pinjaman. Pelajari risiko lebih lanjut dengan menuju halaman Risiko Pemberian Pinjaman.

Sebagai penerima pinjaman, Anda bertanggung jawab untuk melakukan pembayaran pokok dan bunga pinjaman Anda. Sesuai Pasal 1131 KUHPerdata, setiap aset milik penerima pinjaman menjadi jaminan untuk setiap perikatan yang dibuat. Dengan demikian, dalam hal Anda gagal melakukan pembayaran, Anda dapat kehilangan aset atau harta kekayaan Anda.

(i) Pengguna Layanan Pinjaman Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (“Fintech Lending“) merupakan wujud kesepakatan dan hubungan perdata antara Pemberi Pinjaman dengan Penerima Pinjaman, sehingga segala resiko dan akibat hukum daripadanya ditanggung sepenuhnya oleh masing-masing pihak yang berkontrak. (ii) Resiko Kredit atau Gagal Bayar dan seluruh kerugian dari atau terkait dengan kesepakatan pinjam meminjam ditanggung sepenuhnya oleh Pemberi Pinjaman. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas resiko gagal bayar dan kerugian tersebut. (iii) Pemberi Pinjaman yang belum memiliki pengetahuan dan pengalaman Pinjam-Meminjam atau Fintech Lending, disarankan tidak menggunakan layanan ini. (iv) Sebelum memanfaatkan Fintech Lending, Penerima Pinjaman wajib mempertimbangkan tingkat bunga pinjaman dan biaya-biaya lainnya sesuai dengan kemampuannya dalam melunasi pinjaman. (v) Setiap kecurangan tercatat secara digital di dunia maya dan dapat diketahui masyarakat luas di media sosial serta dapat menjadi alat bukti hukum yang sah menurut peraturan mengenai informasi dan transaksi elektronik dalam proses penyelesaian sengketa dan penegakan hukum. (vi) Masyarakat Pengguna wajib membaca dan memahami informasi ini sebelum keputusan sebagai Pemberi Pinjaman maupun Penerima Pinjaman. Keputusan Pengguna untuk memanfaatkan Fintech Lending merupakan suatu wujud dan bukti pemahaman atas informasi ini.